Laman

Kamis, 01 Mei 2014

Data Pokok Pendidikan (Dapodik)

Data Pokok Pendidikan (Dapodik)


Sebuah terobosan baru dilakukan oleh pemerintah demi mencapai tujuan pendidikan nasional. Tak terkecuali sistem pendidikan yang saat ini mulai mengalami perubahan dari berbagai bidang termasuk salah satunya adalah manajemen data pendidikan yang mana objek utamanya adalah sekolah tingkat dasar dan menengah. Melihat langkah-langkah yang di buat oleh pemerintah tersebut dalam hal ini, dinilai sangat memberikan manfaat bagi sekolah-sekolah dalam pengelolaan data-data sekolah. 

Aplikasi dapodik hadir dengan memberikan harapan bahwa pengelolaan data-data sekolah bisa dikerjakan secara rinci dan sistematis sehingga mampu memberikan manfaat yang luar biasa.





Saat ini aplikasi dapodik sangat familiar dikalangan pendidikan khususnya ditingkat sekolah dasar dan menengah. Banyak sekali manfaat yang diberikan dengan adanya aplikasi tersebut yang diantaranya akan diuraikan dengan 3 komponen pokok dapodik sebagai berikut :

1. Dapodik Untuk Data PTK
    Dengan aplikasi ini, semua data Pendidik dan Tenaga  Kependidikan (PTK) dapat terintegrasi dengan baik sehingga pemerintah dengan mudah dapat melihat statistik data PTK diseluruh Indonesia. Dengan itu pula, pemerinta dapat menentuan kebijakan-kebijakan demi peningkatan kualitas dan kuantitas PTK di seluruh Indonesia tanpa terkecuali karena data yang diupload oleh sekolah-sekolah ke pihak P2TK adalah data real dan benar adanya. walaupun tidak dapat dipungkiri masih ada sedikit ketidakjujuran dari sekolah-sekolah dalam mengentri data PTK. Namun dari pada itu, aplikasi ini sangat menentukan "nasib" PTK yang ada disekolah-sekolah karena untuk saat ini, semua pembayaran tunjangan untuk PTK didasarkan pada data dapodik yang dientry oleh semua sekolah. Salah satu yang paling mendasar untuk saat ini dikalangan para guru adalah prose pembayaran tunjangan sertifikasi. Melalui dapodik, pemerintah dapat menentukan layak dan tidaknya seorang guru untuk menerima tunjangan tersebut, oleh karena didalamnya mencakup tentang pemenuhan beban kerja yang harus dan tidak boleh tidak ditingkalkan oleh guru. Sebenarnya masih banyak data-data pokok yang lain dan tidak kalah pentingnya seperti data masa kerja, pengangkatan guru, gaji pokok dan lain-lain. Semua itu dirampung dalam satu sistem pendataan yang nantinya dijadikan dasar oleh pemerintah untuk mengeluarkan kebijkan-kebijkan tentang pendidik dan tenaga kependidikan.

2. Dapodik Untuk Data Siswa
  Kita sering mendengar adanya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dikucurkan oleh pemerintah  untuk mengakomodasi segala kebutuhan sekolah yakni untuk operasional sekolah. Dana BOS sangat membantu sekolah-sekolah dalam mengembangkan kualitas dan kuantitas  sekolah sehingga diharapkan mampu menghadapi persaingan didunia pendidikan. Proses pengucuran dana BOS ini sekarang telah mengacu pada data pokok pendidikan yakni data sekolah (siswa). Contoh kasus : jika sebuah sekolah tidak memperhatikan data pokok pendidikannya maka bisa jadi pengucuran dana BOS pada sekolah tersebut tidak akan dilakukan, oleh karena pemerintah tidak bisa mengambil kebijakan untuk hal tersebut dikarenakan tidak adanya data yang valid pada sekolah tersebut. Data dapodik merangkum semua data siswa dalam sebuah sekolah mulai dari data individu siswa, jumlah siswa, statistik siswa dan sebagainya sehingga pemerintah dengan mudah mengeluarkan kebijakan untuk meberikan bantuan dana-dana kepada sekolah tersebut sesuai kebutuhan. Adanya pemberian Bantuan Siswa Miskin (BSM) juga didasarkan pada data individu siswa di dapodik.

3. Dapodik Untuk Data Sarana dan Prasarana
   Peningkatan sarana dan prasaran di sekolah-sekolah saat adalah salah satu upaya yang mesti ditempuh berbagai pihak tanpa terkecuali pemerintah. Dalam dapodik, data ini sangatlah penting untuk diperhatikan  karena menjadi acuan pemerintah untuk memberikan bantuan-bantuan peningkatan sarana dan prasarana sekolah.

Pada dasarnya, hal yang dilakukan oleh pemerintah ini sangatlah tepat apa lagi diera yang serba digital ini, pemanfaatan teknologi untuk pendidikan sangatlah bagus, tinggal bagaimana kita memberikan dukungan terhadap langkah-langkah pemerintah tersebut sehingga tujuan pendidikan nasional dapat tercapai.